Bisnis yang berkelanjutan lahir dari orang-orang yang cakap.
Dari gembala ternak di kamp-kamp ternak Gulf Country dan Kimberley hingga menjadi koboi di Arizona, British Columbia, dan Venezuela, saya menghabiskan hidup saya di sekitar sapi dan orang-orang yang bekerja bersamanya. Dari memerah sapi di peternakan sapi perah Inggris dan membina peternak kecil di India dan Pakistan hingga mengelola peternakan sapi perah korporasi berskala besar dengan kandang free-stall di Indonesia dan menjalankan program peningkatan mutu populasi ternak di Venezuela timur – pekerjaan saya selalu berkisar pada sapi dan manusia. Bekerja lintas budaya dan komunitas yang beragam kini menjadi salah satu kekuatan utama saya.
Saya memahami kedua sisi bisnis ini: debu dan hari-hari panjang di lapangan, sekaligus tekanan target kinerja dan ekspektasi investor. Dalam beberapa tahun terakhir, itu berarti memimpin operasional peternakan sapi perah kandang free-stall berskala besar serta kemitraan dengan peternak kecil di Indonesia dan di berbagai negara Asia – membangun tim manajemen lokal, meningkatkan produktivitas, dan memenuhi ekspektasi pemilik korporasi maupun private equity.
Kekuatan utama saya adalah membangun orang-orang yang cakap. Angka mengukur kinerja; manusialah yang menciptakannya. Saya membantu bisnis sapi dan persusuan korporasi di Australia dan Asia mengembangkan tim dan sistem yang membuat kinerja itu berkelanjutan.
Pandangan itu saya peroleh lewat jalan panjang. Saya tumbuh di sebuah properti sapi potong di Queensland Utara pada era 1960-an dan mulai bekerja penuh waktu pada 1979 di sebuah grup peternakan besar, hingga menjabat kepala gembala ternak dan manajer sementara di peternakan-peternakan besar kawasan Gulf dan Kimberley pada pertengahan 1980-an.
Saran praktis. Hasil terbukti.
Pelajaran yang saya petik sejak awal
Pengalaman manusia selalu menjadi perjalanan yang lebih besar, dan saya cepat sekali menyadari bahwa kunci menyelesaikan pekerjaan dengan baik adalah memiliki tim yang baik di sisi Anda.
Lenny “Potty” Foreman, kepala gembala ternak pertama saya dan seorang legenda Gulf Country, adalah salah satu pengaruh paling awal dan paling membentuk dalam karier saya. Suatu sore menjelang petang, saat kami berkuda kembali ke kamp, ia mengatakan sesuatu yang tidak pernah saya lupakan:
Nak, tugas setiap gembala ternak adalah membentuk kuda yang baik…— Lenny “Potty” Foreman
tugas setiap kepala gembala ternak adalah membentuk gembala ternak yang baik…
dan tugas setiap manajer adalah membentuk kepala gembala ternak yang baik.
Kata-kata itu tidak pernah lepas dari ingatan saya. Kini giliran saya.
Pengalaman yang bisa langsung Anda manfaatkan
Pelatihan, sertifikasi, dan bahasa
Pendidikan
- Diploma Manajemen Usaha Peternakan (Diploma of Farm Management) — University of New England, Orange, NSW (1989)
- Sertifikat Pelatih Industri (Industrial Trainers Certificate)
- Sertifikat Kompetensi, Auditor Internal / Asesor
Sertifikasi industri
- Sertifikat Kompetensi Eksportir Non-Packer AUS-MEAT (Otoritas Spesifikasi Seragam Daging dan Ternak)
- Spesifikasi Daging Sapi dan Daging Domba AUS-MEAT
- Penilai Sapi Terakreditasi Level 2 — Computer Aided Livestock Marketing (AuctionsPlus)
- Sertifikat Inseminasi Buatan
Bahasa & komunitas
- Inggris — bahasa ibu
- Bahasa Indonesia — fasih; Bahasa Melayu — cakap untuk keperluan kerja
- Bahasa Spanyol — dasar untuk keperluan kerja
- Anggota Rotary sejak 2006, dan tiga kali menjabat presiden klub
Hadirkan pengalaman lebih dari 45 tahun di tim Anda
Baik Anda ingin memacu hasil dari populasi ternak Anda maupun membawa sapi ke pasar, saya ingin mendengar apa yang sedang Anda kerjakan.
